Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar akik sepi, Sumardi beralih jualan ciu

Pasar akik sepi, Sumardi beralih jualan ciu Ciu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepinya bisnis akik akhir-akhir ini membuat sejumlah pedagang bangkrut atau banting stir. Namun berbeda yang dilakukan Sumardi, warga Manahan, Solo. Di saat pembeli akik mulai sepi, dia beralih profesi dengan berjualan minuman keras (miras) jenis ciu. Namun bukannya tambahan penghasilan yang didapat, belum genap seminggu, polisi menangkapnya.

Kasat Sabara Polresta Solo Kompol Edy Sulistyanto mengatakan, Sumardi ditangkap petugas saat akan menjual ciu di daerah Manahan, Banjarsari. Petugas menyita puluhan botol miras jenis ciu serta beberapa jeriken berisi miras jenis lainnya.

"Kami menangkap seorang penjual miras dan menyita puluhan botol dan jeriken miras," ujar Edy saat gelar perkara di Mapolresta Solo, Jumat (11/9).

Edy menerangkan, berdasarkan pengakuan tersangka, ia mengaku menjual miras baru sekitar seminggu. "Ia mengaku baru menjual miras 3 botol," katanya.

Menurut Edy, sebelum menjual miras, Sumardi mengaku menjual batu akik. Namun karena sedang lesu, ia tergiur tawaran temannya untuk berjualan miras. Karena berjualan miras keuntungannya lebih besar. Dan akhirnya pelaku beralih profesi menjadi penjual miras$

"Namun usaha tersebut terlebih dulu tercium polisi, sehingga Sumardi digelandang ke kantor polisi," jelasnya.

Edy menambahkan, dari tangan tersangka, petugas menyita 4 jeriken berisi ciu masing-masing 30 liter. 39 botol miras dan setengah gentong ciu. "Tersangka akan kami jerat dengan tipiring selama 2 bulan masa percobaan, serta denda Rp 3 juta rupiah," pungkasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP