Pasangan tuna netra ini akhirnya menikah setelah 29 tahun pacaran
Merdeka.com - Penantian panjang Rajiono (50) seorang tuna netra warga Gamping, Sleman untuk bisa menikahi kekasihnya Sri Ayem (49) yang juga tuna netra akhirnya berujung manis. Hari ini, Sabtu (28/3), keduanya bisa menikah setelah menjalin hubungan asmara sejak tahun 1986.
"Perasaan ini tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata, hanya saya yang bisa merasakannya," kata Rajiono seusai mengucapkan janji suci di atas andong dalam acara Nikah Bareng Jogja Istimewa di Alas Kradenan, Piyungan, Bantul.
Pasangan tuna netra tersebut pertama kali bertemu pada tahun 1986 di pendidikan untuk tuna netra. Mulanya biasa saja, namun setelah saling mengenal keduanya pun saling jatuh cinta.
"Ketemu itu tahun 1986, sejak itu saya jatuh hati, nyaman sekali rasanya saat ngobrol dengan Sri," tuturnya.
Setelah pertemuan itu, mereka pun resmi pacaran. Hal yang paling disukai Rajiono dari Sri yaitu suara Sri yang lembut dan sosoknya yang sabar.
"Sri sosok yang bisa membuat saya luluh," ucapnya.
Sementara itu Sri mengaku bahagia akhirnya dia bisa menikahi pria idamannya. Baginya Rajiono adalah lelaki yang bertanggung jawab. "Saya bahagia bisa ikut nikah bareng ini, gratis juga kan," ungkapnya.
Setelah acara pernikahan selesai keduanya pun akan berbulan madu di hotel berbintang. Saat ditanya apa yang akan dilakukan pada malam pertama kedua justru tersenyum lalu tertawa.
"Doakan langgeng, begitu saja," kata Rajiono pada wartawan.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya