Parsini, TKI Karanganyar tewas dibunuh perampok di Malaysia
Merdeka.com - Kabar duka kembali tersiar dari TKI yang bekerja di Malaysia. Parsini (26) TKI) asal Dusun Cempo, Rt 002/RW 007 Desa Salam, Kecamatan Karangpandan Karanganyar, Jawa Tengah, yang meninggal dunia di Malaysia, Jumat (15/2) lalu.
Parsini meninggal dunia diduga menjadi korban saat terjadi perampokan di tempat kerjanya. Kini jenazah Parsini dimakamkan di kampung halamannya.
Jenazah Parsini tiba di Karanganyar sekitar pukul 19.30 Minggu malam (17/2). Saat tiba di rumah orang tuanya, langsung disambut warga, yang sudah menunggu. Tak menunggu lama dan atas permintaan keluarga, jenazah langsung dimakamkan.
Sebelumnya jenazah Parsini diterbangkan dari Malaysia pada Minggu (17/2), melalui Bandara Adi Soemarmo Solo.
Camat Karangpandan, Sugeng Raharto kepada wartawan mengatakan, di Malaysia, Parsini bekerja sebagai pramusaji di salah satu rumah makan terkemuka. Sementara penyebab tewasnya Parsini, menurut Sugeng, karena dibunuh kawanan perampok.
"Kalau menurut cerita keluarganya, dia dibunuh sekawanan perampok di rumahnya. Saat sedang terlelap tidur, para perampok masuk ke rumahnya dan langsung membunuhnya," katanya.
Terpisah Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Karanganyar, Martadi mengatakan, Parsini yang merupakan anak pasangan Wagiyo-Tumiyem, merantau ke Malaysia sebagai TKI sejak 2008 silam. Parsini lanjut Martadi, bekerja sebagai karyawan di salah satu restoran terkemuka di Negeri Jiran. Mengenai penyebab tewasnya Parsini, pihaknya tidak mengetahui.
"Kita akan berkoordinasi dengan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkan Parsini ke Malaysia. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan pengurusan administrasi Parsini yang telah diurus PJTKI," pungkasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya