Pantau UN, pejabat dilarang masuk ruang ujian

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Senin, 16 April 2012 10:09

Pantau UN, pejabat dilarang masuk ruang ujian
Ilustrasi. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Hari pertama ujian nasional (UN) untuk tingkat sekolah menengah atas yang digelar serentak hari ini sering mendapat kunjungan dari pejabat. Tak jarang kegiatan kunjungan ini malah mengganggu para siswa dalam melaksanakan ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyudin Zarkasyi menilai bahwa pejabat tak boleh masuk ke ruangan kelas. Karena ia melihat beberapa pejabat ada yang berlebihan dalam hal memantau jalannya UN.

"Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional sudah diatur bahwa selain pengawas dilarang masuk ke dalam ruang kelas," tegasnya saat dihubungi wartawan, di Bandung, Senin (16/4).

Aturan tersebut, kata Wahyudin dibuat agar siswa yang sedang melaksanakan UN merasa nyaman dan tidak terganggu dengan kehadiran para pejabat. "Ini berlaku bagi siapa saja termasuk saya," ujarnya.

Lebih lanjut bahwa aturan selain peserta dan petugas dilarang masuk, harus diterapkan bagi siapapun, karena ditakutkan kehadiran non peserta dan pengawas bisa menggangu aktivitas peserta dalam mengisi soal.

Karenanya ia menghimbau, agar para pejabat setempat khususnya di wilayah Jabar jika ingin memantau UN sebaiknya cukup di luar ruangan. Selain itu ia menjelaskan, untuk mengantisipasi kecurangan-kecurangan dalam UN, para pengawas datang lebih pagi ke sekolah yang akan diawasi.

"Datang lebih awal untuk pengawasan tibanya berkas soal UN dari titik bongkar ke sekolah, serta memastikan tidak akan ada yang kebocoran soal. Kita berharap agar siswa-siswi yang hendak melaksanakan UN bisa sukses semua," tandasnya.

Jumlah peserta Ujian Nasional (UN) Di Jawa Barat sendiri diikuti lebih dari 375 ribu siswa. Selain dikawal Kepolisian, Ujian itu akan diawasi guru serta dosen perguruan tinggi.

[bal]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Ujian Nasional# UN SMA

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Siapa yang diuntungkan dari perang mata uang?
  • Brigjen Victor dimutasi karena pensiun, diganti oleh Bambang Waskito
  • Kemana suara aktivis antikorupsi saat pencopotan Budi Waseso?
  • Film Angry Birds jelaskan kisah awal kemarahan burung-burung imut
  • RAPBN 2016, delapan BUMN dapat PSO sebesar Rp 201,3 triliun
  • Kapolri sudah keluarkan Telegram Rahasia Budi Waseso jadi kepala BNN
  • Dua alasan Presiden Jokowi tolak kereta cepat buatan Jepang & China
  • Misteri kematian Inne Saad, bunuh diri atau dibunuh?
  • 'Budi Waseso harus dilindungi secara hukum saat berantas korupsi'
  • Jerman dan krisis pengungsi di Eropa
  • SHOW MORE