Pantai Karangantu Banten surut hingga 1 Km, warga takut tsunami

    Reporter : Dwi Prasetya | Jumat, 7 Februari 2014 11:57

    Pantai Karangantu Banten surut hingga 1 Km, warga takut tsunami
    Ilustrasi main di pantai. ©2014 Merdeka.com

    Merdeka.com - Air laut di Pantai Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten tiba-tiba surut. Bahkan air laut surut sepanjang sepanjang hampir 1 km dari bibir pantai biasanya.


    Kondisi tersebut menyebabkan kepanikan yang luar biasa bagi warga Serang. Hal ini diperparah dengan banyaknya isu di jejaring sosial yang menyebutkan bakal ada tsunami besar dari fenomena tersebut.

    Salah satu warga serang Rifki Suharyadi mengaku kaget mendengar informasi surutnya air di pantai Karangantu. "Ya panik, karena setau saya sebelum tsunami itu air laut surut dulu baru gelombang tsunami," kata Rifki.

    Jaya (42) warga sekitar, yang rumahnya yang tak jauh dari bibir pantai mengatakan, bahwa fenomena tersebut sering terjadi. Dan itu adalah bukan surut, melainkan pendangkalan.

    "Sering terjadi ini mah pak, bukan surut Pak. Ini pendangkalan dan sering terjadi. Jadi pas ombak tinggi ditambah angin kencang, ombak itu bawa lumpur ke pantai, namun lumpurnya tidak kembali ke laut. Hanya airnya saja," kata Jaya.

    Baca juga:
    BMKG minta warga tak panik soal fenomena surutnya air laut
    Terseret tsunami Krakatau, kapal kuno terkubur di bukit Kepayang
    Awal penyebutan dan penggunaan kata tsunami
    Super-tsunami juga pernah hancurkan Aceh ribuan tahun lalu

    [hhw]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Tsunami

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE