'Pansus Pelindo harus bongkar percakapan RJ Lino dan Sofyan Djalil'
Merdeka.com - Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak meminta kasus Pelindo II segera dibongkar. Menurut dia, di Pelindo II banyak kasus besar yang belum terbongkar salah satunya berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan mobil craine di perusahaan pelat merah tersebut.
"Dibukalah seluas-luasnya. Bukan hanya craine, tapi kasus lain juga dibuka semua. Kalau craine kan hanya pintu masuk," kata Victor kepada anggota Pansus Pelindo di ruang sidang Pansus Pelindo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/10).
Victor yang tengah memberikan kesaksiannya terkait penggeledahan di PT Pelindo II juga sempat mengungkapkan terkejutnya terhadap sosok Dirut PT Pelindo II, Richard Joost Lino yang bisa seenak langsung menghubungi Kepala Bappenas Sofyan Djalil, usai kantornya diacak-acak penyidik dari Bareskrim Polri.
"Dia waktu itu yang menelepon seseorang, siapa yang ditelepon wartawan pasti sudah tahu. Yang ditelepon waktu itu Pak Sofyan. Itu yang perlu kita buka. Kenapa langsung bisa menelpon itu," tuturnya.
Kepada Pansus Pelindo, Victor juga meminta agar tidak peduli dengan sanggahan RJ Lino mengenai BPK yang sudah mengaudit perusahaan itu. Sebab menurutnya masih banyak hal besar lain yang harus segera dibongkar.
"Ada kasus korupsi cost recovery yang akan kita tindak. Itu kerugian negara ratusan triliun. Banyak kasus-kasus sebenarnya, karena sampai sekarang kita lihat di migas banyak hal yang perlu diperbaiki. Supaya bisa diperbaiki ya ditindak dulu (Pelindo II)," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya