Pansus Pelindo akan panggil RJ Lino dan Budi Waseso
Merdeka.com - DPR tengah dalam tahap pemilihan ketua Pansus Pelindo II. Anggota Komisi III DPR RI, Junimart Girsang menuturkan, Pansus ini dibentuk dalam rangka pengawalan penanganan kasus Pelindo II. Diperkirakan bekerja dalam kurun waktu 30 hari.
"Kata kuncinya Pelindo II BUMN kan untuk sejahterakan rakyat, bukan individu. Oleh karena itu, untuk Pelindo II maka Komisi III sebagai pengusul agar dibentuk panitia ini dalam rangka pengawasan itu. Juga konsen tenaga kerja. Bagaimana Dirut Pelindo sewenang-wenang," ucap Junimart di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10).
Junimart menegaskan beberapa pihak terkait seperti Dirut Pelindo II RJ Lino dan Mantan Kabareskrim Budi Waseso akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun yang lebih penting meminta keterangan pada pekerja Pelindo II. "Semua terkait akan dipanggil. Lebih konsen pada tenaga kerja karena mereka yang bersentuhan langsung," tegasnya.
Terkait pimpinan Pansus, Junimart menjelaskan akan dipilih 4 orang sebagai pimpinan pansus. Setelah pimpinan terpilih akan dilanjutkan penentuan program kerja.
Politikus PDIP ini mengaku tidak tahu apakah partainya turut mencalonkan kadernya menjadi pimpinan Pansus Pelindo II. Dia justru melihat kemungkinan besar salah satu pimpinan merupakan perwakilan dari Fraksi Partai Golkar.
"Belum tahu. Setahu saya. Dikembalikan flow mungkin dari Golkar. Tujuan kita untuk mengawal kasus Pelindo," tuturnya.
Ditemui terpisah, anggota Komisi III Fraksi Golkar John Kenedy Azis menjelaskan bahwa nantinya pimpinan Pansus akan bekerja mengkoordinasi tim. Maka dari itu diperlukan sosok yang bisa mengkonsolidasikan anggota dan paham hukum.
"Mekanismenya, Golkar juga punya calon, fraksi lain juga punya calon. Kami harap kan nanti Komisi III juga pimpinan. Yang jadi pimpinan nanti yang ngerti organizer, domain pengawasan, dan angket. Orang domain hukum. Setidaknya memahami hukum," jelasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya