Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pansel hakim MK kecewa keputusan Hamdan tak ikut seleksi

Pansel hakim MK kecewa keputusan Hamdan tak ikut seleksi Diskusi putusan PKPI. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) calon Hakim Konstitusi unsur Pemerintah Saldi Isra mengaku telah menerima surat dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva yang menyatakan tidak akan mengikuti proses seleksi. Saldi menyayangkan keputusan yang diambil oleh Hamdan menarik diri dari proses seleksi.

"Kalau sekarang menarik diri, kami menyayangkan, karena pilihannya berkurang," ujar Saldi di Gedung Sekretariat Negara Jakarta, Selasa (23/12).

Saldi mengatakan pihaknya menerima surat pemberitahuan dari Hamdan pada Senin (22/12) sore. Meski demikian, pihaknya tetap akan menghormati keputusan tersebut. "Kan tidak ada hak kami juga untuk memaksa. Kami hormati pilihan itu," kata dia.

Terkait dengan pernyataan Hamdan yang menyarankan pansel untuk melihat hasil fit and proper testnya pada 2010 lalu, Saldi menyatakan tidak dapat melakukan hal itu. Dia beralasan tidak ada satupun anggota pansel yang terlibat dalam pengujian fit and proper test tersebut.

"Tidak ada di antara kami yang ikut. Bagaimana meninjaunya?" kata Saldi.

Saldi mengatakan pansel tetap akan melanjutkan proses seleksi hingga selesai. Dengan adanya pernyataan Hamdan, pansel tidak akan memberikan perlakuan khusus. "Dari awal sudah kami sampaikan semua akan diperlakukan sama," terangnya.

Sebelumnya, Hamdan menyatakan tidak akan mengikuti proses seleksi calon hakim konstitusi. Dia beralasan posisi sebagai hakim aktif sekaligus Ketua MK membuatnya tidak etis jika harus mengikuti seleksi.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP