Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panjat tembok SD, PNS nyabu di Mamuju lolos dari sergapan polisi

Panjat tembok SD, PNS nyabu di Mamuju lolos dari sergapan polisi Ilustrasi PNS Narkoba. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Muhammad Hamka (36), seorang pegawai negeri sipil Dinas Kehutanan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, lolos dari sergapan polisi saat digerebek di rumahnya, di Jalan Sultan Hasanuddin, Rabu (23/4) malam. Dia memanjat dinding sekolah dasar berada di sisi rumahnya.

Dia saat itu sedang asyik menikmati sabu sekitar pukul 20.30 WITA, bersama seorang kawannya, Ichsan Firmansyah (32). Rekannya itu kini ditahan di Mapolres Mamuju.

Barang bukti diamankan dari lokasi penggerebekan di kediaman Hamka masing-masing satu buah alat isap, tiga saset berisi sabu, satu saset bekas sabu, tujuh buah ponsel, dan uang tunai Rp 358 ribu. Polisi juga menemukan sebilah badik, dua bilah parang, dan sebuah senjata airsoft gun.

Kapolres Mamuju, AKBP Eko Wagianto, saat dikonfirmasi, Kamis (24/3), mengatakan, Hamka sudah lama jadi target polisi. Polisi menyergap saat diketahui dia sedang menggunakan narkoba.

Saat disergap, kata Eko, Ichsan yang membuka pintu. Sedangkan Hamka sempat mengintip lewat gorden jendela, dan diperkirakan mengenali polisi sehingga dia langsung kabur.

"Muhammad Hamka ini langsung naik ke balkon rumahnya melalui tangga, kemudian lompat dan memanjati dinding tembok Sekolah Dasar, tidak jauh dari rumah itu. Dia berhasil melarikan diri. Dia meninggalkan semua barang bukti yang tercecer di bawah tangga," kata Eko.

Eko berjanji segera membekuk Hamka, karena menurutnya dia tidak akan berhasil pergi jauh. Dia sudah berkoordinasi dengan atasan Hamka, Kepala Dinas Kehutanan, berikut Satpol PP buat memaksa Hamka keluar dari persembunyiannya.

Adapun Ichsan yang seorang pengangguran sementara diperiksa oleh penyidik. Hasil tes urinenya menyatakan dia positif memakai narkoba.

Hamka adalah bapak dua anak, tetapi sudah lama pisah ranjang dengan istrinya dan tinggal di rumah berbeda. Saat ini dia digugat cerai oleh istrinya.

"Kita sudah ambil keterangan dari istrinya," ujar Eko.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP