Panitia Piala Presiden 2018 siap ganti rugi kerusakan stadion GBK
Merdeka.com - Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait mengatakan, telah melakukan pertemuan dengan pihak pengelola Gelora Bung Karno Winarto. Pertemuan tersebut untuk membahas kerusakan yang terjadi pada GBK pada laga final Piala Presiden 2018 antara Persija dengan Bali United.
Maruarar mengungkapkan, pihaknya akan melakukan ganti rugi terkait dengan kerusakan yang terjadi pada stadion utama Gelora Bung Karno. Pasalnya, stadion tersebut akan digunakan untuk perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.
"Sebagai ketua panitia saya bertanggungjawab saya sudah minta untuk di rinci oleh Pak Winarto semua kerusakan di rinci apa saja," katanya di Jakarta, Minggu (18/2).
Politisi PDIP ini menjelaskan, perbaikan akan dilakukan tanpa harus menunggu ditangkapnya pelaku perusakan. Sebab, dia menilai, kerusakan di GBK harus segera diperbaiki.
"Tanpa menawar kita akan membayar kerusakan itu, kemudian kita tidak akan cari kambing hitam kita tanggung jawab 100 persen," tutupnya.
Sebelumnya, Maruarar menyayangkan perusakan fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pertandingan final antara Persija dengan Bali United. Pasalnya stadion terbesar di Jakarta itu baru saja direnovasi untuk persiapan Asian Games 2018.
"Jadi kita sampaikan saya sangat sedih GBK Gelora Bung Karno dibangun saat jamannya Presiden Soekarno dibangun dengan berat akhirnya sampai bisa begitu karena dengan keuangan terbatas," katanya.
Dia mengatakan, telah mensosialisasikan agar pendukung masing-masing tim yang bertanding untuk tidak melakukan perusakan. Untuk itu dia akan meminta penegak hukum untuk menangkap pihak yang melakukan perusakan.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya