Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panitia pengadaan wisma atlet akui terima aliran dana dari PT DGI

Panitia pengadaan wisma atlet akui terima aliran dana dari PT DGI wisma atlet. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota panitia pengadaan wisma atlet Palembang, Rusmandi mengakui adanya aliran uang dari PT Duta Graha Indah (DGI). Dia mengaku hal itu diketahuinya saat dikonfirmasi oleh M Arifin soal penerimaan uang dari PT DGI.

Hal itu bermula saat kuasa hukum terdakwa, Rizal Abdullah, menanyakan soal komunikasi melalui telepon antara Rusmadi dengan Arifin."Terima uang bukan bapak yang minta tapi di telepon sama pak Arifin?" tanya salah satu kuasa hukum Rizal dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/9).

Mendengar pertanyaan tersebut, Rusmadi lantas menjawab jika dalam pembicaraan itu Arifin mengonfirmasi perihal uang dari PT DGI yang sekarang sudah menjadi PT Nusa Konstruksi Engineering.

"Iya. Seinget saya Pak Arifin cuma tanya 'Pak Rusman sudah dapat (uang dari PT DGI)?'. Saya jawab, 'Iya (sudah)'. Cepat soalnya teleponnya," jawab Rusmadi.

Kasus dugaan korupsi pembangunan wisma atlet Palembang sudah menjerat beberapa pihak baik dari PT DGI maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Termasuk, Sekretaris Menpora, ?Wafid Muharam ikut menjadi salah satu pihak yang dijerat menjadi pesakitan.

Fakta adanya aliran uang dari PT DGI kepada panitia pengadaan proyek wisma atlet terbukti melalui keterangan Arifin. Dia mengaku pernah terima uang Rp 50 juta dari Direktur Marketing PT DGI, Muhammad El Idris.

Begitu pula dengan panitia pengadaan lainnya. Anggota panitia pengadaan, yaitu Rusmadi, Anwar, Dharmayanti, Heri dan Sudarto mengaku menerima uang dari PT DGI melalui Wawan Karmawan. Rusmadi mendapat Rp 50 juta dan empat lainnya mendapat masing-masing Rp 25 juta. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP