Panik tarif STNK akan naik, ribuan warga serbu Samsat Yogyakarta
Merdeka.com - Naiknya tarif pengurusan STNK dan BPKB yang akan mulai diberlakukan sejak 6 Januari 2017 besok membuat warga Yogyakarta berbondong-bondong untuk mengurus surat-surat kendaraan bermotornya. Berdasarkan pantauan Merdeka.com, ribuan warga mendatangi Kantor Samsat Kota Yogyakarta.
Joko Subekti, warga Mergangsan, Yogyakarta mengatakan bahwa naiknya tarif STNK menambah beban keuangannya. Pasalnya, usaha rental motor yang dikelolanya akan terkena dampak.
"Baru semalam pas nonton berita di TV. Langsung ngurus perpanjangan hari ini. Biar enggak kena tambahan biaya," ujar Joko, Kamis (5/1).
Kasi Pendaftaran Samsat Kota Yogyakarta, Totok Jaka Suwarna menuturkan, bahwa sejak dua hari belakangan terjadi peningkatan pembayaran warga di tempatnya. Bahkan lonjakan warga yang ingin membayar pajak kendaraan mencapai 100 persen.
"Biasanya sekitar 700 orang, dua hari ini naik 100 persen. Siang ini sudah sampai 1.400 orang. Selama dua hari ini sudah tidak pakai jam layanan. Saya loss-kan. Biasanya dari pukul 08.00 WIB sampai jam 13.00 WIB," ujarnya.
Totok mengatakan hingga siang ini pendapatan dari pembayaran pajak kendaraan di wilayahnya sudah mencapai 700 juta rupiah. Jumlah ini meningkat dari hari biasa yang mencapai 300 juta saja.
"Sebetulnya masyarakat tidak perlu panik dengan aturan baru tersebut. Sebab nominal pembayaran pajak masih tetap dan tidak ada kenaikan. Kenaikan hanya terjadi pada PNPB Kepolisian ada biaya administrasi STNK dan BPKB," pungkas Totok.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya