Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panik dikejar korban, penjambret jatuh dan diamuk massa di Sleman

Panik dikejar korban, penjambret jatuh dan diamuk massa di Sleman Ilustrasi Penjambretan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua orang penjambret menjadi sasaran amuk massa usai gagal menjambret tas milik Rusdiana (20), Sabtu (13/1) malam. Dua penjambret bernama Yenri Jefri (23) dan Rahmad Akbar (25) menjambret tas Rusdiana yang tengah melintas di Jalan Affandi, Depok, Sleman.

Kapolsek Bulaksumur, Kompol Suhardi menyampaikan korban saat kejadian tengah dalam perjalanan pulang ke kosnya. Tiba-tiba motor yang dikendarai oleh korban dipepet oleh pengendara motor yang berboncengan.

"Dua pelaku yang berboncengan memepet motor korban. Kemudian tas milik korban diambil paksa. Korban sempat terjatuh dan teriak minta tolong," ujar Suhardi saat dihubungi, Minggu (14/1).

Suhardi menuturkan karena tak ada yang merespons teriakan minta tolongnya, korban pun lantas berdiri. Korban, kata Suhardi langsung berinisiatif mengejar pelaku penjambretan.

"Panik dikejar korbannya sambil berteriak minta tolong, motor yang dikendarai pelaku oleng. Motor pelaku kemudian menabrak mobil saat melarikan diri," urai Suhardi.

Suhardi menjabarkan mengetahui kedua pelaku terjatuh usai menabrak sebuah mobil, warga pun menangkap pelaku. Pelaku yang tertangkap, lanjut Suhardi langsung menjadi bulan-bulanan massa.

"Pelaku pun kemudian kita amankan dan bawa ke Mapolsek Bulaksumur. Dari hasil pemeriksaan, kami menyita barang bukti berupa 1 golok milik pelaku. Selain itu ada juga dompet dan handphone milik korban yang ada di dalam tas yang dijambret," tutup Suhardi.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP