Panik dengar sirine, mahasiswi tewas terlindas ambulans
Merdeka.com - Oktaviani (20), warga Nogosari, Kabupaten Boyolali, tewas tertabrak mobil ambulance di Jalan Ahmad Yani, Solo, Senin (13/2) siang. Saat kejadian mahasiswi yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi AD 5737 VW tersebut hendak menuju ke kampus UNS (Universitas Sebelas Maret) Solo.
Saat melintas dari arah barat di utara Taman Balekambang, Oktaviani mendengar suara sirine mobil ambulance dari belakang. Karena kaget dan panik, dia lalu menepi. Nahas, saat menepi korban justru terperosok pada kubangan lumpur hingga sepeda motor yang dikendarai terjatuh. Korban pun ikut terpelanting hingga ke tengah jalan.
Mobil ambulance yang berjalan cepat di belakangnya tak bisa dikendalikan hingga menabrak korban. Kepala Oktaviani terlindas hingga mengalami luka parah. Dia bahkan tewas di tempat sebelum dibawa ke rumah sakit.
Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, AKP Hery Haryanto membenarkan kejadian tersebut. Dia menduga korban kaget dan panik saat mendengar bunyi sirine ambulance yang sudah dekat jaraknya.

"Korban ini kaget dan panik. Sehingga saat ngerem dan minggir, rodanya selip akibat genangan lumpur. Posisi jatuhnya juga di tengah jalan, sehingga ambulance tidak bisa menghindar," ujar Hery.
Kendati demikian, Hery mengaku masih menelusuri penyebab pasti kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, hingga saat ini masih belum bisa meminta keterangan sopir ambulance. Sementara saksi-saksi lain yang juga teman korban masih dalam kondisi syok, hingga belum bisa dimintai keterangan. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya