Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panik Aksi Viral di Medsos, Penculik Anak di Palembang Ditangkap Usai Telepon Polisi

Panik Aksi Viral di Medsos, Penculik Anak di Palembang Ditangkap Usai Telepon Polisi Penculik anak di Palembang ditembak polisi. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Dua penculik bocah berusia empat tahun berinisial DI, ditangkap polisi. Pelaku yakni Suhartono (38) dan Sutrisno (32) panik setelah video penculikan viral sehingga menghubungi polisi.

Penculikan terjadi saat korban bermain dengan kakaknya di depan rumahnya di Jalan Parman, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang, Jumat (19/2). Pelaku Sutrisno menculik korban menggunakan sepeda motor.

Kemudian, Sutrisno menghubungi rekannya, Suhartono untuk bertemu di Kebun Sayur, Sukarami. Namun, pelaku dibuat ketakutan lantaran video penculikan menyebar luas di media sosial.

Di video itu nampak jelas sepeda motor yang dikendarainya. Hal itu juga membuat pelaku Suhartono meninggalkan Sutrisno karena takut ditangkap polisi.

Dalam situasi kebingungan, pelaku Sutrisno membawa korban ke rumahnya di Jalan Taman Murni, Alang-alang Lebar. Dia menghubungi rekannya, Yanca, agar menemuinya untuk menyerahkan korban ke keluarga atau polisi.

Kemudian, saksi menghubungi polisi untuk melakukan penjemputan korban tak jauh dari kediaman pelaku pada malam harinya. Selang beberapa jam kemudian, pelaku Sutrisno dapat diamankan.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana mengungkapkan, tersangka Sutrisno membatalkan meneruskan penculikan karena video penculikan menyebar di media sosial. Dia pun meminta rekannya untuk menghubungi polisi.

"Tersangka panik, karena itulah korban dititipkan ke saksi dan kami lakukan penjemputan bersama keluarga korban," ungkap Edi, Minggu (21/2).

Dari pengembangan, petugas mengungkap seorang pelaku lain, yakni Suhartono. Polisi bergerak menuju rumahnya di Sekip, Kemuning, Palembang, untuk penangkapan.

"Tersangka Suhartono kami tembak di bagian kakinya karena mencoba melarikan diri saat ditangkap," ujar dia.

Kedua tersangka berdalih menculik korban dengan tujuan meminta uang tebusan sebesar Rp 100 juta. Hanya saja, mereka tidak mengenal korban dan mencari mangsa sembarangan.

"Yang menculik tersangka Sutrisno, tapi aksi itu direncanakan bersama tersangka Suhartono. Mereka tadinya ingin minta tebusan Rp 100 juta," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP