Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panglima TNI: Surat pengunduran diri Mayor Agus sudah diterima Kasad

Panglima TNI: Surat pengunduran diri Mayor Agus sudah diterima Kasad agus harimurti. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan surat pengunduran diri Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono dari dinas kemiliteran sudah diterima Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono. Agus mundur karena mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Surat pengunduran Mayor Agus sudah diterima oleh Bapak Kasad pada Jumat pagi. Pengajuan pengunduran dirinya sudah disetujui Bapak Kasad," kata Gatot di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (23/9).

Mekanisme pengajuan pengunduran diri Agus dari kedinasan pertama mengajukan pengunduran diri ke komandan brigadenya, kemudian ke Pangdam Jaya dan baru ke Kasad. Sementara ke Panglima TNI hanya sebagai tembusan saja.

"Saat ini Mayor Agus belum berhenti dari kedinasannya. Setelah mendaftarkan diri secara resmi ke KPU DKI Jakarta, maka secara otomatis Mayor Agus berhenti dari kedinasan militernya dan langsung disetujui oleh Kasad," jelas Gatot.

Ia menjelaskan di TNI ada ikatan dinas selama 10 tahun, tahun pertama dan tahun kedua ikatan dinas. Jadi, bila ikatan dinas 10 tahun kedua, dan mengundurkan diri maka bisa mendapatkan pensiun.

"Mayor Agus sudah mengajukan pengunduran diri, bukan diberhentikan tapi pengunduran diri karena untuk mengikuti pilkada. Karena Mayor Agus lulus angkatan 2000, sudah 16 tahun maka boleh mengundurkan diri. Namun, tidak dapat pensiun karena 10 tahun kedua tidak selesai," kata Gatot.

Agus merupakan perwira karir lulusan Akmil Tahun 2.000. Dengan aturan itu, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudyono itu sudah menyelesaikan ikatan dinasnya. Agus memang baru saja lulus dari sekolah komando di Amerika Serikat tahun lalu.

Sebelumnya, putra pertama Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono, dan Deputi Gubernur DKI bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni, ditetapkan sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang diusung koalisi empat partai.

Nama Agus dan Sylviana muncul setelah melalui serangkaian pertemuan maraton antara para petinggi Partai Demokrat, PAN, PPP, dan PKB.

Pasangan Agus dan Sylviana direncanakan akan mendaftarkan diri ke KPUD DKI Jakarta pada Jumat malam pukul 19.00 WIB setelah menyelesaikan berbagai syarat administrasi.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP