Panglima TNI harap Amerika dan Korut berdamai
Merdeka.com - Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengharapkan konflik antara Amerika Serikat dan Korea Utara dapat diselesaikan dengan cara yang damai dan diplomasi.
"Bangsa Indonesia dengan kebijakan luar negerinya, mengimbau semuanya agar diusahakan secara diplomasi. Mudah-mudahan dengan diplomasi yang ada, semaunya bisa terselesaikan tanpa harus ada korban, itu lebih indah," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (18/8).
Dia menjelaskan, Indonesia berkewajiban untuk menciptakan perdamaian dunia. Mengingat keharusan itu tertuang dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Seperti diketahui, Korea Utara berencana meluncurkan peluru kendali jarak menengah di teritori Amerika Serikat di Guam pada pertengahan Agustus 2017. Pulau Guam posisinya tidak terlalu jauh dengan Indonesia, yakni dari Jayapura, Papua.
Kendati demikian, Panglima TNI mengimbau agar masyarakat Indonesia tak perlu khawatir dari konflik tersebut.
"Kalau kita sudah berdoa seperti ini, ngapain kita khawatir, serahkan pada Allah SWT," tutup Gatot.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, AS gerah dengan uji coba senjata nuklir yang dilakukan Korea Utara. Presiden AS Donald Trump pun mengecam tindakan Korut itu.
Laporan rinci mengenai serangan tersebut mengindikasikan ketegangan yang meningkat antara Pyongyang dan Washington, setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Korut awal pekan ini dan pihak Korut akan menghadapi "kemarahan besar" jika Korut mengancam AS, demikian media pemerintah Korut, Kamis (10/8).
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya