Panglima TNI dorong Hendardji Soepandji nyalon pimpinan KPK
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan prajurit TNI bisa menjabat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, prajurit TNI tersebut harus sudah pensiun terlebih dahulu.
Menurut Moeldoko, mantan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI AD, Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji bisa menjadi pimpinan KPK karena memiliki kredibilitas yang mumpuni. Jika diminta, Moeldoko siap memberikan rekomendasi untuk mengajukan perwakilan mantan TNI mencalonkan diri menjadi pimpinan KPK.
"Sekarang belum didorong, tapi sedang kami pikirkan," kata Moeldoko usai meresmikan gabungan pasukan elite TNI di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (9/6).
Untuk diketahui, Hendardji pernah mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012 namun gugur dalam putaran pertama dengan hanya mendapatkan 1,98 persen suara (85.990 suara sah). Hendardji adalah adik kandung dari mantan Jaksa Agung, Hendarman Soepandji
Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka pendaftaran calon pimpinan KPK. Anggota Pansel, Yenti Ganarsih, mengungkapkan sejauh ini pihaknya sudah menerima 20 pendaftar baik secara online maupun administrasi. Namun, dia enggan membeberkan nama-nama orang tersebut.
Meski demikian, Yenti mengaku kesembilan anggota Pansel akan tetap bersikap profesional dalam melakukan penyeleksian.
"Yang sudah daftar 20 orang, belum ada nama yang bisa di-publish. Kita akan tetap mendorong orang-orang yang profesional," ujarnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya