Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panglima TNI Bentuk Pusat Informasi Maritim, Ini Fungsinya

Panglima TNI Bentuk Pusat Informasi Maritim, Ini Fungsinya Panglima TNI Resmikan Pusat Informasi Maritim. ©2020 Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Panglima TNI, Marsekal Hadi, mengatakan Indonesia sebagai negara maritim dan negara kepulauan memiliki tantangan kelautan yang sangat besar. Karena itu, Indonesia memerlukan upaya pengelolaan wilayah laut secara terintegrasi yang menggabungkan seluruh potensi sumber daya yang menjadi stakeholder kemaritiman.

Bentuk sangat sederhana sinergi tersebut adalah berbagai informasi dan upaya meningkatkan kesadaran bidang maritim.

Hal itu disampaikan Hadi Tjahjanto saat meresmikan Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI, sekaligus melantik Kepala Pusat Informasi Maritim TNI, pada Senin (6/2).

Hadi menjelaskan, keberadaan Pusinformar TNI sebagai upaya mendukung pelaksanaan tugas TNI di wilayah perairan nusantara sekaligus bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait.

"Upaya ini merupakan bentuk sinergitas kementerian dan lembaga dalam menghadapi kompleksitas permasalahan maritim. Hal tersebut tidak terlepas dari kemajuan teknologi komunikasi," ujar dia.

panglima tni resmikan pusat informasi maritim

Hadi berharap Pusinfomar bersinergi kementerian dan lembaga lain. Informasi yang berasal dari setiap instansi dapat dianalisa sekaligus menjadi bank data yang tentunya akan senantiasa dimanfaatkan setiap saat.

"Sebagai satuan baru, Pusinformar TNI Harus membangun sistem yang kokoh. Tidak hanya sistem internal terkait terkait analisa informasi yang harus dibangun. Tapi juga bagaimana sistem kerjasama berbagai informasi yang harus dibangun dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya," papar dia.

Hadi menambahkan menjalin kerjasama dengan negara sahabat dalam meningkatkan keamanan di laut dan memberantas kejahatan di laut juga sangat penting dilakukan.

Selama ini Indonesia telah bekerja sama dengan negara tetangga, terutama negara Asean untuk memastikan bahwa kedaulatan negara terjaga dan hukum internasional dijunjung tinggi.

"Memang tantangan akan selalu ada dan semakin kompleks. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama bilateral dan multilateral yang makin erat dan makin baik.

Menurut Hadi, tanpa adanya hubungan baik hubungan dan kerjasama yang baik, stabilitas regional tidak akan terjaga.

"Dan tentunya akan memengaruhi negara-negara yang ada dikawasan," tutup dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP