Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panglima tegaskan aksi makar tak hanya urusan Polri tapi juga TNI

Panglima tegaskan aksi makar tak hanya urusan Polri tapi juga TNI Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. ©handout/Puspen TNI

Merdeka.com - Polri dan TNI mengakui telah menerima informasi adanya agenda tersembunyi yang mengarah kepada makar atau menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam aksi unjuk rasa pada 25 November nanti. Di mana kelompok itu akan menduduki gedung DPR dan MPR untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan jika tujuan aksi unjuk rasa untuk melakukan makar, prajuritnya siap menindak tegas. Dikatakan Gatot persoalan makar bukan hanya urusan Polri tapi menjadi urusan TNI juga.

"Selanjutnya apabila yang dikatakan Kapolri, ada tindakan makar maka itu bukan urusan polisi saja tapi sudah urusan TNI," kata Gatot di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11).

Gatot meminta semua pihak sepakat untuk membangun Indonesia dalam keadaan sulit. Masyarakat diminta tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Masyarakat harus tenang, ada segelintir kelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab membuat masyarakat tidak tenang," ujarnya.

Jenderal bintang empat ini pun menegaskan, prajuritnya sudah disiapkan untuk mengawal aksi unjuk rasa nanti. Dikatakan dia, prajurit TNI yang bertugas di manapun sudah siap jihad membela NKRI baik dari segi agama apapun.

"Saya ingatkan, prajurit saya bukan penakut setiap ada tugas di manapun juga pasti mereka berebut, yang tidak tugas akan minta tugas. Jiwa mereka ingin jadi pahlawan. Kejadian ini tidak boleh berlarut-larut yang menghambat untuk masyarakat hidup tenang," pungkas Gatot.‎

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP