Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pangdam: Panglima OPM Goliat Tabuni belum mau gabung NKRI

Pangdam: Panglima OPM Goliat Tabuni belum mau gabung NKRI Goliat Tabuni. ©westpapuaya.blogspot.com

Merdeka.com - Sejumlah anggota kelompok bersenjata pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerah dan menyatakan diri bergabung dengan NKRI. Sedangkan panglima OPM Goliat Tabuni hingga kini masih bertahan di hutan pegunungan.

"Hingga kini Goliat Tabuni belum menyatakan untuk turun dan bergabung dalam bingkai NKRI," kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Mayjen TNI Fransen Siahaan kepada wartawan di Jayapura, Rabu (25/3).

Pernyataan akan turun gunung dan bergabung dengan NKRI itu diungkapkan sejumlah anak buah Goliat Tabuni, dalam pertemuan yang dihadiri Kasdam Cenderawasih Brigjen TNI Tatang Sulaiman, saat berkunjung ke Tingginambut. Saat itu, Kasdam didampingi Asintel Kodam Cenderawasih Kolonel Inf Ginting.

"Ada kepastian bila 23 orang anak buah Goliat Tabuni hendak turun gunung, selain dari pernyataan masyarakat dan Kepala Distrik Tingginambut, serta Bupati Puncak Jaya," ujarnya.

Menurut Fransen, kini 23 anak buah Goliat Tabuni itu sudah berada di Tingginambut dan membaur dengan masyarakat di sekitarnya.

Mereka, kata Pangdam Fransen, meminta bantuan agar dibantu honai atau rumah karena mereka tidak memiliki rumah untuk ditempati.

"Kodam bersama pemerintah daerah akan membantu menyediakan permintaan mereka," kata Fransen.

Dia pun berharap Goliat Tabuni mau menyusul anak buahnya yang sudah terlebih dahulu menyatakan bergabung dengan NKRI.

Ketika ditanya kekuatan persenjataan kelompok Goliat Tabuni, Pangdam Fransen menyebut kelompok itu didukung sekitar 40 pucuk senjata api berbagai jenis.

Goliat Tabuni, merupakan satu dari beberapa tokoh pendukung OPM yang selama ini beroperasi di kawasan pedalaman Papua.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP