Pamit beli jajan, 2 bocah kakak adik tewas terjatuh di galian pipa
Merdeka.com - Jasmine Conelia (6) bersama adiknya Lolita Oktavia (4) ditemukan tewas terendam dalam kubangan bekas galian proyek pemasangan pipa di Jalan Sidakarya, Denpasar Bali. Ibu korban, Puspita (26) tidak kuasa menahan tangis melihat kedua anaknya terbujur kaku di ruang instalasi jenazah RSUP Sanglah.
"Keduanya baru akan masuk sekolah tahun ini. Semalam sempat kalau di rumah ada keramaian, saya tidak menyangka ini arti firasat mimpi itu. Kenapa harus keduanya," ucap Puspita yang masih shock di RSUP Sanglah, Senin (2/3).
Menurut penuturan warga setempat di depan galian, sudah berulang kali pihak buruh proyek diingatkan untuk menguruk kembali. Namun karena banyak kendaraan yang sering terjerembab, oleh warga diberi tanda dengan ditutupi daun pisang dan ditancapkan pohon.
"Kalau dilihat dari bekas telapak kaki anak itu. Kelihatannya dia terpeleset, herannya kok tidak ada dari kita yang melihat padahal jalan ini selalu ramai. Memang di sekitaran kubangan licin dan berlumpur bekas hujan," jelas salah seorang warga setempat.
Atas musibah ini, Puspita hanya bisa pasrah dan tidak mau mengambil tindakan apapun untuk menuntut pihak proyek galian tersebut. Dia hanya tidak menyangka harus menerima ujian kehilangan kedua anaknya sekaligus.
"Mereka anak saya dari 5 bersaudara. Ini anak yang ke dua dan yang ketiga. Ke mana-mana mereka selalu berdua, dan saat itu pamit mau beli jajan katanya dan sempat yang paling kecil lambaikan tangan dengan mata yang kosong. Saya sudah curiga, tapi tidak menyangka kalau seperti ini kejadiannya," ungkap Puspita.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya