Pakai baju loreng tempur, Kopral Bagyo ajak perangi paedofil
Merdeka.com - Akhir-akhir ini kasus paedofil marak di Indonesia. Puluhan anak di bawah umur yang tak berdosa menjadi korbannya. Setelah pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS), kini Emon beraksi mencabuli lebih dari 100 bocah sejenis di Sukabumi.
Melihat kondisi tersebut, anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Solo, Kopral Kepala Partika Subagyo Lelono dengan seragam perang loreng TNI, dan tas ransel, melakukan aksi tunggal.
Pria berkumis tebal yang akrab disapa Kopral Bagyo tersebut membawa bendera merah putih dan sebuah papan putih bertuliskan "BUKAN PERANG BERSENJATA, MUSUH KITA PEDOFIL PERUSAK GENERASI BANGSA, AWASI PUTRA PUTRI ANDA".
Kopral Bagyo memulai aksinya dari perempatan Ngapeman, dengan berlari menyusuri Jalan Slamet Riyadi Solo, sepanjang 2 kilometer hingga di Bundaran Gladag. Sepanjang perjalanan, Kopral Bagyo mengajak warga dan pengguna jalan untuk bersama-sama melawan perbuatan paedofil.
"Lawan kita sekarang kita ini paedofil. Saya ini sangat peduli terhadap kasus-kasus anak seperti ini. Mari para orang tua jaga anak kita masing-masing, jangan sampai jadi korban pelecehan, korban kekerasan," teriaknya.
Aksi tersebut menyedot perhatian warga dan pengguna jalan. Tak banyak yang mengenal wajah pelaku aksi, karena saat itu Bagyo mewarnai raut wajahnya dengan cat warna hijau.
"Saya sangat prihatin dengan kondisi ini. Mari kita bersama-sama memberantas, memerangi penjahat-penjahat yang tak bertanggung jawab. Mari kita perangi pelaku paedofil. Jaga anak-anak kita dari pelaku pedofil. Hukum pelaku paedofil seberat-beratnya," pungkasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya