Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Paguyuban Sopir dan Pemilik Angkot di Sumut Protes Larangan Mudik

Paguyuban Sopir dan Pemilik Angkot di Sumut Protes Larangan Mudik Ilustrasi. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2021 dinilai bakal berdampak buruk bagi sopir dan pemilik angkutan umum. Hal tersebut dikatakan Ketua Kesatuan Sopir dan Pemilik Angkutan Umum (Kesper) Sumatera Utara, Israel Situmeang.

Menurutnya, mudik lebaran merupakan momen yang dinanti para sopir dan pemilik angkutan untuk meningkatkan penghasilan yang selama ini menurun akibat pandemi Covid-19.

"Silakan larang (mudik). Tapi kami jangan dilarang untuk (cari) makan. Waktu lebaran ini ya saat kami panen. Kok kami Panen dilarang, ini kan penindasan. Tapi kalau disuruh kami panen ada protokol kesehatan (prokes) ya kami laksanakan dan imbau melalui pengeras suara di terminal-terminal dan memeriksa mobil laik jalan. Sopir tidak terlibat narkoba dan enggak terjangkit penyakit menular sekarang," kata Israel, Senin (29/3).

Lanjut Israel, pihaknya menyesalkan putusan pemerintah soal larangan mudik yang dinilai sangat mendadak.

"Kita tahu ini sekarang pandemi, tapi jauh-jauh sebelumnya pemerintah harusnya menerbitkan Peraturan Gubernur atau Peraturan Wali Kota agar kami bisa antisipasi dan sosialisasi ke sopir. Jadi, kalau seperti ini tiba-tiba dilarang mudik. Jangan tunggu ada kebakaran baru datang pemadamnya," ungkapnya.

Masih kata Israel, selama ini para sopir angkutan umum telah menerapkan prokes saat beroperasi. Salah satu contohnya, mengurangi kapasitas penumpang di armada bus maupun angkutan kota mulai dari 50 sampai 70 persen.

"Kita penyumbang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sektor pajak dari angkutan bermotor. Bila ada larangan mudik itu, dasar apa pemerintah melarang mudik? Kita tetap terapkan prokes, bahkan penumpang kita yang tadinya untuk AKDP 30 orang kita buat 15 saja. Angkot yang tadinya muat untuk 8 dan 6 (14 penumpang) jadinya 9 saja. Jadi kita sudah patuhi itu," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP