Pabrik sirup markisa di Medan terbakar
Merdeka.com - Pabrik sirup markisa Pohon Pinang di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, terbakar, Senin (4/6). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun operasional produsen besar sirup markisa di Indonesia ini terhenti.
Pantauan merdeka.com, api membakar bangunan pabrik yang menjadi lokasi penyimpanan ratusan ribu botol dan kotak kardus. Hingga saat ini api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran itu. Enam milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan tiga milik Pemerintah Kota Medan. Meski kendaraan ini sudah berkali-kali mengisi ulang air, namun api tak kunjung padam.
"Api memang sulit dipadamkan, karena di dalamnya tertimbun botol dan kardus. Jadi seperti api dalam sekam. Sampai sore ini pun bakal sulit dipadamkan," kata Kabag Ops Polres Deli Serdang Kompol Pati O Siahaan di lokasi kebakaran.
Informasi dihimpun merdeka.com, kebakaran terjadi sejak pukul 06.30 WIB. Sempat terjadi ledakan, karena di lokasi itu juga disimpan bahan bakar.
Sementara itu, asal api diduga dari kesalahan teknis ketika pengisian bahan bakar. "Akibat kelalaian kerja, tapi belum ada yang kita periksa karena kita fokus untuk memadamkan api lebih dulu," papar O Siahaan.
Sementara itu, manajemen perusahaan menolak berkomentar. Informasi hanya bisa diperoleh dari pekerja. Mereka menyatakan, operasional pabrik terhenti.
"Bagaimana bisa beroperasi? Walaupun pembuatan sirupnya di gedung satu lagi, semua dipasok dari sini (gedung yang terbakar). Padahal ini sudah menjelang hari raya," kata pegawai yang tak ingin disebutkan namanya ini. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya