Pabrik sabun kecantikan ilegal omzet Rp 7 M digerebek, ini merek yang diproduksi
Merdeka.com - Balai Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Banten bersama Polsek Cisauk menggerebek rumah produksi sabun kecantikan ilegal, di kampung Kedokan, RT 05/ RW 02 , Desa cibogo, kecamatan CISAUK, Kabupaten Tangerang. Pabrik ini setiap bulannya mampu meraup omzet hingga Rp 5 sampai 7 miliar perbulan.
Kepala Balai Pom Provinsi Banten, Alex Sander, menerangkan pabrik sabun kecantikan ilegal ini sudah hampir satu tahun beroperasi di kampung Kedokan.
Terpantau ada tiga merek sabun kecantikan yang diproduksi massal di tempat berkedok perumahan cluster itu.
"Adapun jenis sabun merek Papaya, K Brother dan Widya Temulawak. Pabrik ini setiap hari mampu memproduksi 120 karton, yang setiap kartonnya berisi 96 batang sabun siap edar," terang dia, Kamis (24/5).
Dari rumah tersebut, petugas menyita ribuan karton sabun kecantikan siap edar, bahan baku pembuat sabun dan dua mesin pengolahan campuran bahan baku.
Alex menerangkan, pabrik sabun kecantikan ilegal itu terbukti melanggar Undang-undang kesehatan pasal 197 nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
"Pemilik pabrik terancam hukuman pidana 15 tahun dan denda 15 miliar atas perbuatannya ini," kata Alex Sander.
Menurut dia, terungkapnya rumah produksi sabun ini, bermula dari kecurigaan Polsek Cisauk berdasarkan laporan warga.
"Ini berawal dari laporan Polsek Cisauk yang kemudian kami tindak lanjuti, dan benar ternyata pabrik ini ilegal," ucap dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya