Pabrik narkoba milik polisi palsu di Kalideres digerebek

Reporter : Al Amin | Selasa, 18 September 2012 18:28




Pabrik narkoba milik polisi palsu di Kalideres digerebek
Penggerebekan Narkoba Kalideres. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah rumah yang ditengarai menjadi pabrik pembuatan sabu dan ekstasi di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, digerebek aparat kepolisian. Pemilik rumah sering mengaku sebagai anggota BNN dan Polda Metro Jaya berpangkat AKBP.

Penggerebekan dilakukan langsung oleh aparat dari Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri, sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa (18/9). Lokasi rumah berada di Taman Surya V Blok JJ 5/23 RT 8/3 Pegadungan, Kalideres, Jakbar.

Total 6 tersangka diamankan. Mereka adalah sepasang suami istri Andre Syamsul Malik (36) dan Maudi Syamsul Malik (24), kemudian Benny Joerianto (29), Zefri Tanaka (42), Tioe Being Oei (55), Julianto (30), Robby (46), dan Iwan Santoso (43).

Wadir IV Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Anjan Pramuka Putra mengatakan penggerebekan ini berawal dari tertangkapnya tersangka Andre dan Benny di Mal Emporium, Pluit, Jakarta Utara pada Selasa 11 September lalu.

"Dari tangan kedua tersangka diamankan dua plastik klip berisi sabu 0,5 gram sabu dan 1 gram, kemudian satu plastik berisi 8 butir ekstasi," ungkap Anjan.

Kemudian dari pengakuan Andre, barang itu didapat dari tangan Zefri Tanaka alias Acin. Polisi kemudian menangkap Zefri di Hotel Golden Sky, Pluit pada hari yang sama. Ditemukan barang bukti sabu sebanyak 7 gram sabu.

"Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan penggeledahan di kantor milik Acin, Garuda Express, di Kembangan. Ditemukan 38 butir ekstasi dan 15 gram sabu," lanjut Anjan.

Dari keterangan Andre juga, polisi berhasil menangkap Robby dan Iwan Santoso pada 13 September di jalan Janur Hijau XI, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat ditangkap mereka berdua kedapatan sedang mengonsumsi sabu.

Anjan menambahkan, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah Robby di Taman Surya, Kalideres, hari ini. Ditemukan sejumlah narkotika dan iodine seberat 50 kg dan 130 gram sabu. Selain itu ada dua pucuk pistol dan empat pucuk airsoft gun.

"Saat mengedarkan sabu, Robby mengaku sebagai anggota BNN. Dia punya name tag anggota BNN dan mengaku anggota Polda berpangkat AKBP," jelas Anjan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNN dan memastikan Robby bukan anggota BNN.

Satu lagi, Robby memiliki 3 mobil yang menggunakan nomor BNN. Tiga mobil dengan pelat B88BNN, B86BNN, dan B89BNN itu sedang diselidiki apakah pelat nomornya asli atau palsu.

Beredar video polisi mengajak damai bule Belanda di Bali

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Tedjo sebut bentrok TNI & Polri di Batam dipicu persoalan perut
  • Survei tokoh TIME, Jokowi lewati Paus Fransiskus dan Obama
  • Forum pendiri tuding SBY bikin hancur Partai Demokrat
  • Anies Baswedan sebut Garuda beri diskon 25 persen buat guru
  • Ivan Gunawan masuk kriteria cowok idaman Cita Citata?
  • Lewis Hamilton Juara Dunia F1, Nicole Scherzinger menangis
  • Pria bugil jatuh dari atap bandara di Amerika
  • Geng motor 'Amerika' pelaku pembacokan di Ciracas & Pejaten
  • Penasaran wanita mandi, pria jomblo pasang kamera di wc cewek
  • Pleno Golkar rusuh, pasukan loreng kuning serbu ruang rapat
  • SHOW MORE