Overload, Rutan Solo dilengkapi senapan gas air mata & bubuk merica
Merdeka.com - Kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I A Solo yang kelebihan kapasitas (overload), membuat aparat keamanan waspada. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dan memperkuat penjagaan tahanan dan narapidana, rutan yang terletak di pusat kota, Jalan Slamet Riyadi, Gladag itu akan dilengkapi senapan gas air mata dan senapan bubuk merica.
Kepala Pengaman Rutan (KPR) Urip Dharma Yoga mengatakan, kedua jenis senjata akan dikirim dalam waktu dekat. Ia berharap dengan tambahan fasilitas tersebut pengamanan di rutan akan lebih baik.
"Dalam waktu sekat akan dikirim ke Solo. Senjata gas air mata dan senapan bubuk merica akan digunakan untuk memecah konsentrasi tahanan maupun narapidana jika terjadi hal tidak diinginkan di dalam rutan," ujar Urip Dharma, Rabu (18/1) siang.
Utip menguraikan, saat ini daya tampung ruang Rutan Kelas I A Solo hanya sekitar 200-300 narapidana. Namun jumlah narapidana yang ada saat ini lebih dari 500 orang. Kondisi tersebut tentu sangat rawan jika terjadi keributan.
"Senjata ini fungsinya untuk berjaga-jaga saja. Mengantisipasi jika terjadi hal yang tak diinginkan," terangnya.
Urip menambahkan, pengawasan rutan saat ini tidak berjalan maksimal. Pasalnya sejumlah CCTV di pagar rutan rusak akibat tersambar petir. Pihaknya terpaksa menerjunkan seluruh personel untuk melakukan penjagaan secara manual.
"Ada beberapa CCTV kita yang rusak tersambar petir saat hujan kemarin. Untuk pengawasan manual, personel disiagakan dan kita tempatkan di pos penjagaan di bagian atas. Mereka juga bertugas melakukan sidak ke sejumlah ruang guna mengantisipasi benda berbahaya yang dibawa para tahanan," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya