Orangtua terduga ISIS curiga anaknya setelah berjenggot lebat
Merdeka.com - DR (62), warga Jalan Setia, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang, sudah lama mencurigai anaknya Arif Priandani (27), menjadi pengikut Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Pasalnya, menurut DR, secara fisik Arif mengalami perubahan drastis.
Menurut DR, perubahan tersebut sejak Arif kuliah D1 jurusan komputer di salah satu perguruan tinggi di Palembang pada 2006 lalu. Anaknya itu senang memanjangkan jenggotnya.
Bahkan, sebelum menghilang, jenggot Arif sudah di bawah leher atau sebatas dada. Arif juga kerap mengenakan pakaian serba hitam.
"Memang dari dulu sudah curiga. Tapi, tidak begitu dimasalahkan," kata DR, Kamis (26/3).
Namun, kecurigaan itu tidak dia tindaklanjuti. Apalagi, DR jarang menonton televisi sehingga tidak mengetahui informasi yang berkembang saat ini. Isu ISIS saja diketahuinya dari obrolan bersama tetangganya.
"Dulu kan ada teroris. Kami takut dia (Arif) ikut juga. Nah sekarang ISIS, kami lebih takut lagi, kan kata orang lagi heboh," kata dia.
Dia menambahkan, sosok Arif dikenal tetangganya pendiam dan sederhana. Sebab, keluarganya termasuk kalangan kelas bawah. Arif juga rajin ke masjid di kampungnya. Arif sendiri tercatat sebagai alumni di SDN 535, SMPN 20, SMAN 4, dan kuliah D1. Semuanya berada di Palembang.
"Selama ini tidak ada masalah, dia tiap hari bekerja di percetakan, sorenya pulang. Tapi, dia memang orangnya rajin salat, orang alimlah," pungkasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya