Orangtua minta mayat bayinya yang dicuri dikembalikan
Merdeka.com - Orang tua Yuliani, Aji Septian (24) berharap jenazah anaknya yang hilang bisa dikembalikan ke tempat semula. Pelaku mencuri mayat bayi prematur yang meninggal dunia pada 15 November 2013.
"Semua saya berharap, tolong anak saya dikembalikan ke makamnya. Kasihan, anak saya tidak tahu apa-apa," ujar Aji di Tempat Pemakaman Umum Cikento Jalan Kalimantan Kecamatan Cilacap Tengah, Jumat (13/12).
Kepala Sub Bagian Humas Polres Cilacap, Ajun Komisaris Polisi Siti Khayati mengatakan, petugas harus melakukan pembongkaran untuk memastikan kondisi jenazah bayi di makam yang satunya.
"Tadi sebenarnya hanya untuk memastikan saja kondisi makam yang satunya, karena sebelumnya kondisi makam bayi yang berada di sebelahnya sudah rusak dan jenazahnya (Yuliani) hilang. Untuk memastikannya, petugas harus membongkar makam yang satunya (Yuilana)," katanya, Jumat (13/12).
Siti menjelaskan, ada kemiripan modus pencurian jasad bayi Yuliani di Cilacap Tengah yang terjadi pada Minggu (8/12) dengan pencurian jasad perempuan Endah Setyowati (24) yang terjadi di Pemakaman Umum Sabuk Janur Kecamatan Cilacap Utara yang terjadi Kamis (12/12).
"Sampai saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi, kami juga minta kepada masyarakat untuk melaporkan, jika ada kejadian serupa di wilayahnya. Selain itu, kami minta kepada masyarakat agar waspada," katanya.
Saat dikonfirmasi kemungkinan mayat yang dicuri digunakan untuk kepentingan ilmu hitam, Siti masih belum bisa memastikan modus pencurian mayat.
"Kami belum bisa memastikannya, yang jelas saat ini masih terus melakukan olah TKP," ujarnya.
Sementara itu, informasi yang dihimpun dari juru kunci TPU Cikento, Sukirno, peristiwa pembongkaran kuburan bayi kembar ini kali pertama diketahui Jumat (6/12) pagi. Saat itu, Sukirno melihat adanya bekas bongkaran di salah satu kuburan bayi yang baru dimakamkan setengah bulan. Saat diperiksa, Sukirno mendapatkan tali kafan hilang, tetapi jenazah bayi ini masih ada di dalamnya.
Kemudian, Sukirno segera memperbaiki kembali kuburan. Pada hari selanjutnya, Sabtu (7/12), saat Sukirno hendak melakukan bersih-bersih, mendapatkan satu makam bayi kembar yang lain telah dibongkar dan jasad bayi di dalamnya sudah hilang. Kejadian ini kemudian dilaporkannya kepada aparat kelurahan, setelah memperbaiki kuburan.
Kepada petugas Sukirno mengaku sebagai penjaga makam ia hampir setiap pagi datang ke kuburan untuk melakukan bersih-bersih. Ia memperkirakan pelaku membongkar kuburan dua bayi kembar ini pada dini hari.
"Kalau melihat kondisi tanah yang masih basah, mungkin pelaku beraksi pada dini hari", terang Sukirno. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya