Orang tua yakin NH bukan terduga teroris
Merdeka.com - NH ditangkap personel Densus 88 antiteror di Bandara Supadio, Pontianak, Senin kemarin. Orang tua, Asna (60) tak yakin anaknya terduga teroris.
"Saya sangat yakin anak saya bukan teroris. Perilaku dan kepribadian anak saya jauh dari hal yang diduga itu," ujar Asna di Sekuduk, Kabupaten Sambas, Kalbar, Selasa (28/11). Dikutip dari Antara.
Dia menambahkan bahwa sepengetahuan dia selama ini tidak ada keanehan di NH. Tutur kata kepada orang tua dan teman serta pihak lainnya sangat santun.
"Tanya saja orang di kampung ini atau teman dia. Jangankan berbuat kasar mengarah ke teroris, ngomong kasar atau kelahi atau apa tidak pernah," papar dia.
NH diketahui pulang kampung di Desa Sekuduk pada Sabtu (25/11). Dia bersilaturahmi ke orang tua karena sudah beberapa waktu belum pulang.
"Tiga hari yang lalu dia balik kampung menemui saya bersua dan silaturahim. NH, dia saat ini sudah tinggal menetap di Kubu Raya," katanya.
Asna berharap anaknya tidak terbukti sebagaimana didugakan. Dia meminta pihak berwenang untuk mendapatkan informasi terkait keberadaan anaknya.
"Kita minta keadilan. Saya selaku orang tua berharap semua ini tidak benar dan ia dibebaskan," harapnya.
Sementara itu, satu di antara teman di desanya, Padli mengaku kaget dengan informasi yang ia terima. Ia terkejut dengan informasi tersebut.
"Saat ini kami masih belum tahu persis informasi saudara kita NH. Kami hanya membaca di berita saja. Kita berharap tentu ini hanya terduga karena kesehariannya NH ramah dan baik kepada sesama," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Densus 88 dan Polda Kalimantan Barat menangkap NH diduga terlibat jaringan terorisme. NH ditangkap di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (27/11) sekitar pukul 11.00 Wib.
Pria tersebut hendak terbang ke Kuching, Malaysia dengan menggunakan maskapai penerbangan AirAsia. Dia ditangkap di ruang tunggu keberangkatan Internasional.
"Betul kita lakukan penggagalan terhadap WNI yang akan melakukan perjalanan ke LN diduga akan bergabung dengan ISIS di Marawi yang ditangkap an Nurhadi," ujar Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul saat dikonfirmasi.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya