Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Akila dan Azila Memakan Waktu 12 Jam

Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Akila dan Azila Memakan Waktu 12 Jam bayi kembar siam Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Upaya pemisahan bayi kembar siam dempet dada dan perut, Akila dan Azila, oleh tim dokter RSUD dr Soetomo membutuhkan waktu setidaknya hingga 12 jam. Dalam operasi ini, tim dokter akan melakukan pembedahan sebagai upaya untuk mengidentifikasi dan memisahkan organ dalam kedua bayi tersebut.

Hal ini dikatakan oleh salah satu anggota tim dokter kembar siam, dokter Poerwadi. Ia menyatakan, saat ini tim dokter akan berupaya melakukan pemisahan dengan pembedahan.

"Kita akan memulai induksi anestesi kemudian memasang semua monitor. Setelah ready rencana irisannya bagaimana supaya kulitnya bisa bagus nantinya dan mencukupi baru kemudian tim bedah masuk untuk memisahkan dinding dada dan perut," ungkapnya, Rabu (14/8).

Ia menambahkan, setelah itu tim dokter akan melakukan identifikasi dari pada organ-organ bayi. Hal ini penting, mengingat seharusnya kedua bayi itu memiliki masing-masing organ.

Ia menegaskan, jika nantinya dirasa komplet, maka pihaknya dapat melakukan tindakan medis selanjutnya. Termasuk jika nantinya ditemukan adanya organ yang tunggal atau menjadi satu.

"Kita lakukan evaluasi setelah nanti semua teridentifikasi. Dengan pengalaman kami, insyaallah kita perkirakan 12 jam (operasi). Mudah-mudahan Allah menghendaki lebih cepat dari itu," tegasnya.

Sementara itu, dokter spesialis anastesi, dr Hanindito menambahkan, meski operasi diperkirakan berjalan dengan lancar, bukan berarti tanpa ada kesulitan. Ia menjelaskan, dengan posisi organ bayi yang dianggap lebih kecil dari pada orang dewasa, membuat hal itu menjadi tantangan tersendiri.

Ia mencontohkan, kecilnya nadi bayi membuat pemasangan infus jadi lebih susah. Apalagi secara anatomi, bayi tersebut berbeda dari bayi biasanya.

"Contohnya kalau pasang jalan napas orang terlentang kan gampang. Ini kan enggak bisa terlentang. Jadi gantian. Tapi kita tetap optimis. Kita sudah prediksi tapi kan tergantung yang di Atas," tegasnya.

Sebelumnya, kembar siam dempet dada dan perut Akila Azila dirujuk dari Rumah Sakit Kota Kendari ke RSU Dokter Soetomo Surabaya pada Kamis 1 Agustus lalu. Selama perawatan di RSU Dokter Soetomo, Akila dan Azila yang ditemani orang tuanya Jayasrin dan Selviana dirawat di Ruang Bobo Kelas 1 IRNA Anak RSU Dokter Soetomo. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP