Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Oksigen Sempat Langka, 2 RS di Bekasi Nyaris Menyerah Tangani Pasien Covid-19

Oksigen Sempat Langka, 2 RS di Bekasi Nyaris Menyerah Tangani Pasien Covid-19 Petugas berjibaku mendistribusikan oksigen ke RS Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, dua rumah sakit swasta di wilayahnya nyaris menyerah dalam menangani pasien Covid-19. Mereka sempat mengajukan penutupan karena sempat kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

"Dua rumah sakit mengajukan penutupan karena tidak ada oksigen, tapi kita tahan, kita bantu," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (13/7).

Kedua rumah sakit swasta itu berada di Bekasi Selatan dan Bekasi Timur. Rahmat Effendi menyebut, kebutuhan oksigen memang cukup tinggi karena lonjakan pasien baru akibat virus corona varian baru.

Pasien bergejala sangat membutuhkan oksigen. Sementara ketersediaannya menipis. Bahkan beberapa depot isi ulang sempat ramai dikunjungi pelanggan.

"Seluruh rumah sakit membutuhkan oksigen, jadi kebutuhannya besar," katanya.

Untuk menjaga pasokan, Pemerintah Kota Bekasi menjalin kerja sama dengan produsen gas oksigen di Bantargebang. Di lokasi itu ada PT Samator Gas Industri.

Kerja sama mengikat ini demi menjaga pasokan oksigen untuk pasien yang terpapar virus corona.

Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, kasus aktif di Kota Bekasi saat ini berjumlah 6.974. Mereka menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di rumah sakit. Sementara itu, bed occupancy rate (BOR) tempat tidur isolasi di seluruh rumah sakit sebesar 71 persen.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP