Nyeberang sungai tanpa rakit, Marsudi hilang terseret arus
Merdeka.com - Marsudi (54), petani warga Desa Boro Wetan, Kecamatan Banyuurip, Purworejo, hilang terseret arus Sungai Bogowonto, Purworejo, Jateng, Kamis (3/1). Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan.
Korban terseret arus sungai karena ikut dua tetangganya yang menyeberang sungai tanpa menggunakan rakit. Saat itu mereka baru pulang dari sawah.
Paiman (50), saksi kejadian yang merupakan warga Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip menceritakan sekitar pukul 12.30 WIB dirinya mendengar suara teriakan minta tolong berkali-kali.
"Saya sedang duduk di pos penjagaan rakit penyeberangan. Saat itu, saya dengar ada orang minta tolong. Kemudian, saya lihat ke arah sungai, ada tangan melambai-lambai. Tangan itu timbul tenggelam karena arus sungai deras," tuturnya kepada wartawan.
Dikarenakan letak rakit penyeberangan jauh dari korban tenggelam ditambah lagi arus sungai Bogowonto sangat deras, seketika korban langsung hilang.
Hingga malam ini pukul 22.20 WIB, Tim SAR bersama aparat kepolisian masih melakukan pencarian dan melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai Bogowonto. Namun, upaya penyisiran petugas belum juga membuahkan hasil.
Karena kondisi sungai yang gelap petugas akhirnya menghentikan pencarian sekitar pukul 18.30 WIB dan rencananya akan melanjutkan penyisiran besok. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya