Nyaris Tabrakan di Jalan, 2 Residivis Bunuh Pengemudi Motor di Sleman
Merdeka.com - Dua pemuda, RO (29) dan JBS (35) menusuk pemuda lainnya, SP (23) hingga tewas di simpang empat Koroulon, Ngemplak, Sleman. Peristiwa itu dipicu persoalan sepele, hanya karena mereka nyaris bertabrakan di jalan.
KBO Satreskrim Polres Sleman Ipda Safiudin mengatakan, RO dan JBS merupakan warga Jetis, Kota Yogyakarta. Keduanya residivis kasus pencurian.
Safiudin menjelaskan, peristiwa bermula saat SP berkendara untuk memancing. Sesampainya di Simpang empat Banjarharjo, korban nyaris bertabrakan dengan kedua tersangka.
"Korban saat itu melintas dari arah timur. Sementara tersangka juga dari arah timur. Saat itu tersangka tiba-tiba berbelok dan nyaris bertabrakan dengan korban," kata Safiudin, Senin (28/6).
"Karena kaget, korban pun meneriaki tersangka. Tak terima dengan teriakan ini, tersangka pun mengejar korban hingga simpang empat Koroulon, Ngemplak," sambung Safiudin.
Sesampainya di simpang empat Koroulan ini, korban dan tersangka sempat cekcok. Safiudin menuturkan saat itu JBS mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban.
"Korban ditusuk satu kali. Ditusuk di perut sampai mengenai usus. Ususnya hingga menjulur keluar. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi korban kehabisan darah dan tewas," ucap Safiudin.
Dia menerangkan, seusai kejadian, polisi berhasil membekuk para tersangka di rumahnya. Sejumlah barang bukti turut disita, yaitu pakaian, pisau dan sepeda motor yang dipakai tersangka.
"Tersangka kami jerat dengan Pasal 170 atau 351 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara," tutup Safiudin.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya