Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nyanyi Darah Juang, rekan menangis saat jasad Jopi akan diautopsi

Nyanyi Darah Juang, rekan menangis saat jasad Jopi akan diautopsi Jenazah Jopi Peranginangin. ©2015 merdeka.com/desi

Merdeka.com - Jenazah aktivis lingkungan, Jopi Peranginangin (39), dipindahkan dari RSPP ke RS Polri Kramat Jati. Pemindahan ini untuk kebutuhan autopsi.

"Sekarang lagi siap-siap ke RS Polri dulu abis itu ke rumah Aman," kata Deputi I Sekjen Aman, Mina Setra, di RSPP Jakarta, Sabtu (25/5).

Dikatakan dia, keluarga Jopi sedang dalam perjalanan ke Jakarta. Keluarga setuju Jopi diautopsi.

"Keluarga dari Palu kan baru dapat tiket tadi. Dan keluarga udah setuju," jelasnya.

Pantauan merdeka.com di lokasi, teman-teman aktivis Jopi meneteskan air mata saat jasad temannya dimasukkan dalma mobil jenazah. Mereka serentak menyanyikan lagu Darah Juang.

"Bunda relakan darah juang kami untuk membebaskan rakyatnya," ucap mereka serempak.

Mereka terlihat tak kuasa melepas aktivis yang dikenal kritis tersebut. "Ini persembahan duka cita," ucap salah satu rekan Jopi.

Jopi bergabung sebagai aktivis Aman semenjak tahun 2003 hingga 2013. Namun, Sabu (23/5) dini hari tewas mengenaskan ditusuk orang tak dikenal.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP