'Nurul Izzah adalah simbol perjuangan demokrasi Malaysia'
Merdeka.com - Anggota Fraksi Forum Advokat Pengawal Konstitusi, Saor Siagian menilai, kunjungan Putri Pimpinan Partai Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, Nurul Izzah dan Nurul Iman di Indonesia. Apalagi Malaysia dan Indonesia adalah tetangga dekat yang harus saling membantu.
"Kedatangan Nurul pas sekali. Kami juga mengalami situasi politik yang cukup menegangkan.
Ini adalah solidaritas korban-korban yang dikorbankan," ujar Siagian dalam konferensi pers di gedung Kontras, Jl. Borobudur No. 14, Menteng, Jakpus, Sabtu (4/4).
Menurut Siagian, mereka merupakan simbol demokrasi di Malaysia. Perjuangannya untuk menegakkan demokrasi dan kebebasan berekspresi perlu didukung oleh rakyat Indonesia.
"Nurul simbol demokrasi. Kami harus dukung. Kami ada dalam keadaan terancam, kedatangan Nurul jadikan kami saling kuat. Kami saling dukung. Kami Lawyer di Indonesia dukung apa yang terjadi di Malaysia untuk kebebasan," pungkas Siagian.
Diketahui, Nurul Izzah dan Nurul Iman datang ke Indonesia untuk meminta dukungan. Mereka berharap pemimpin di Indonesia mau mendesak Malaysia untuk mengedepankan perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya