Nur Rohman atur strategi pemboman Mapolresta Solo dari kandang ayam
Merdeka.com - Densus 88 Antiteror, tim forensik dan inafis Polda Jawa Tengah telah memeriksa empat orang yang diduga melindungi dan menyembunyikan pelaku bom bunuh diri Mapolresta Solo, Nur Rohman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut terungkap jika Nur Rohman merencanakan pemboman Mapolresta Solo dari persembunyiannya di kandang ayam di Klaten. Nur Rohman tinggal di kandang ayam di Jetis, Tulung Klaten selama empat hingga lima bulan.
"Hasil pemeriksaan seperti dikatakan Densus, Nur Rohman tinggal di Tulug. selama empat hingga lima bulan. Jadi sebelum aksi di Mapolresta Solo dia berangkat dari Tulung, semua dia persiapkan dari Tulung," ujar Kapolres Klaten AKBP Faizal, Selasa (25/7).
Kapolres menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui status keenam saksi yang diperiksa. Pasalnya Densus, Forensik dan tim Inafis masih dalam proses memeriksa.
"Kita belum tahu status mereka, apakah mereka tahu kalau Nur Rohman itu buron atau tidak," katanya.
Selain saksi, Densus juga masih memeriksa sejumlah barang bukti, berupa CD dan lainnya. Jika hasilnya sudah diketahui, dia berjanji akan menyampaikannya. Dia menambahkan, hari ini baru satu tempat yang dilakukan penggeledahan. Sedangkan tempat lainnya akan dilakukan pada hari lainnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya