Ngurah Rai ditutup, pihak maskapai diminta tak telantarkan penumpang
Merdeka.com - Berdasarkan Notice to Airman (Notam) tertanggal 5 November 2015, pihak Bandara Ngurah Rai Bali memastikan untuk menutup kembali jalur penerbangan hingga Jumat (6/11) pukul 08.45 WITA. Menyikapi hal ini pihak pemerintah daerah Kabupaten Badung, mengingatkan kepada semua maskapai untuk menanggung segala keluhan dari para penumpang.
"Saya rasa sudah ada koordinasi dari pihak maskapai terhadap para penumpang. Harapan saya jangan ada perbedaan dalam memberikan pelayanan baik untuk orang asing maupun penumpang domestik," kata Kadis Pariwisata Kabupaten Badung, Cok Rai Darmawan, di Kuta, Kamis (5/11), saat memantau sejumlah hotel terkait penutupan bandara hingga besok.
Dirinya berharap agar semua calon penumpang yang batal diberangkatkan tidak sampai terlantar. "Saya tahu ini sebuah musibah, kita semua menyadari ini. Tetapi dengan kondisi ini, jangan ada tamu yang sampai terlantar di bandara," ungkapnya.
Ditutupnya Bandara Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Barujari di Rinjani, menurutnya berdampak pada perekonomian.
"Kita bayangkan saja sejak Selasa malam close (tutup), ini sangat pengaruh besar. Sejumlah hotel yang sudah dibooking terpaksa harus cancel, semoga itu hanya sifatnya tertunda. Artinya tetap akan datang walau tidak pada waktunya," katanya.
Sementara itu pantauan di sejumlah hotel, pengalihan tamu yang menginap tidak hanya sampai di wilayah Tuban, dan Kuta bahkan sudah sampai sejumlah hotel di wilayah Seminyak mulai dipadati para penumpang pesawat yang batal berangkat.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya