Ngiler handphone android, ABG di Samarinda peras temannya sendiri
Merdeka.com - Rf (17), remaja pengangguran di Samarinda, Kalimantan Timur, berurusan dengan polisi. Gara-garanya, dia mengambil paksa handphone temannya sendiri. Rf, kini meringkuk di penjara Polsek Samarinda Kota.
Rf ditangkap Rabu (29/8) kemarin di rumahnya, di kawasan Jalan AM Sangaji, setelah sehari sebelumnya dia dilaporkan temannya ke Polsek Samarinda Kota. Peristiwa itu terjadi Selasa (28/8) siang.
Korban, Andika tak lain teman pelaku sendiri, saat itu ada di dalam warung internet di Jalan Lambung Mangkurat, bermain game online. Pelaku Rf, datang menemui Andika.
"Pelaku minta antar sama korban ke Jalan Rajawali, kemudian minta antar kembali ke Warnet," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Purwanto, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (30/8).
Begitu sampai di warnet lagi, pelaku meminta korban tidak langsung masuk ke dalam warnet melanjutkan bermain game. "Pelaku minta paksa handphone android korban. Kalau tidak, pelaku mengancam menikam korban," ujar Purwanto.
Lantaran ketakutan, korban pun menyerahkan ponselnya. Namun demikian, korban Andika bergegas melapor ke Polsek Samarinda Kota.
"Korban keberatan, karena handphone-nya diambil paksa," kata Purwanto.
Setelah mengamankan Rf di rumahnya kemarin, polisi menginterogasinya. "Pelaku cuma pingin punya handphone android. Bukan untuk dia jual lagi, untuk mendapatkan uang," sebut Purwanto.
Rf, ditahan di sel Polsek Samarinda Kota. Polisi tengah mengembangkan kasus itu, terkait kemungkinan Rf, juga melakukan aksi serupa di tempat lainnya. "Handphone korban Andhika jadi barang hukti," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya