Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngamuk di kantor polisi, pria bersenjata badik lukai satu anggota

Ngamuk di kantor polisi, pria bersenjata badik lukai satu anggota pria diduga stres lukai polisi. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk di Mapolres Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Satu orang polisi mengalami luka akibat kejadian itu.

Peristiwa tersebut terjadi pelaku, Arison (45) datang ke masjid Al Muntaha yang berada di komplek Mapolres Muba untuk salat Dhuha, Minggu (21/10). Dia mengendarai mobil pickup.

Curiga dengan perilaku pelaku, petugas piket bertanya keperluan pelaku. "Aku ndak nemu kapolres (Aku ingin menemui kapolres)," kata Arison. Lantaran orang yang dituju tidak berada di tempat, petugas meminta pelaku segera pulang.

Pelaku tak kunjung pergi. Petugas lain pun menghampirinya kembali. Pelaku keluar dari mobil dan bersalaman dengan anggota tersebut. Pegangan tangan pelaku sangat kuat dan lama yang membuat petugas menarik tangannya.

Tiba-tiba, pelaku mengambil sebilah badik dari pinggangnya dan melakukan gerakan seperti beladiri. Dia mengamuk. Petugas beberapa kali mengamankan pelaku namun selalu gagal.

Tibalah Brigadir Marwan Hidayatullah mencoba mendekati dan merebut senjata tajam yang dipegang pelaku. Sial, badik itu ditarik paksa pelaku yang membuat Brigadir Marwan luka di jari tengah dan manis.

Akhirnya, pelaku berhasil dibujuk dan diamankan ke Satreskrim Polres Muba. Saat diinterogasi, pelaku bernama Arison yang beralamat di Dusun I, Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Muba.

Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin Syahputra Manik mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. "Istrinya bilang pelaku mengalami gangguan jiwa sejak tiga hari lalu, hari ini tadinya mau dibawa berobat ke paranormal, tapi keburu kabur dari rumah," ungkap Erwin.

Hanya saja, kata dia, petugas masih meragukan keterangan keluarga itu karena pelaku mampu mengendarai mobil sendirian. Untuk keperluan penyelidikan, pelaku akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara di Palembang.

"Kita amankan sebilah pisau, mobil, SIM A dan C, serta handphone milik pelaku. Kita tunggu hasil pemeriksaan medis dan psikolog," pungkasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP