Ngaku pegawai KPK, wartawan dan anggota LSM peras kepala desa
Merdeka.com - Dua penipu ditangkap setelah melakukan pemerasan di Raya, Simalungun, Sumut. Keduanya beraksi dengan mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Informasi dihimpun, Kamis (24/12), kedua pelaku penipuan dan pemerasan yang diamankan masing-masing TT (44) dan S (40). Mereka diringkus petugas Polsek Raya, Rabu (23/12) setelah memeras Sariman Sidabariba (59), seorang kepala desa.
Kasus ini berawal pada 3 Desember 2015, ketika Sariman ditelepon pihak yang mengaku sebagai personel KPK. Mereka menyatakan tengah mengawasi proyek-proyek yang ada di Nagori, desa yang ada di Simalungun.
Ujung-ujungnya, pelaku meminta bertemu dengan Sariman. Namun, mereka juga meminta uang transportasi Rp 500 ribu. Seorang staf Nagori Lokung Raya bernama Jan Hotman yang dikirim untuk hadir dalam pertemuan itu menuruti permintaan kedua pelaku.
Tak berhenti di sana, kedua pelaku kembali menghubungi Sariman. Merasa ada yang tidak beres, dia menghubungi petugas Polsek Raya. TT dan S pun diringkus tanpa perlawanan. Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Raya.
"Dari pemeriksaan yang kami lakukan, TT ini merupakan anggota LSM, sedangkan S mengaku sebagai wartawan media mingguan," jelas Kapolsek Raya AKP Leston Siregar.
Polisi juga masih mengembangkan kasus ini, termasuk mendalami kemungkinan adanya korban lainnya. "Kami imbau masyarakat yang pernah menjadi korbannya segera melapor ke Polsek Raya," pungkas Leston.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya