Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku masih sibuk, ketua DPR belum juga lapor LHKPN

Ngaku masih sibuk, ketua DPR belum juga lapor LHKPN ade komarudin dilantik jadi ketua dpr. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pengakuan Ketua DPR Ade Komarudin (Akom) yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai polemik. Akom menjadi salah satu dari setidaknya 203 anggota DPR belum melaporkan harta kekayaan.

‎Meski selama 15 tahun menjadi anggota dewan Akom baru sekali melaporkan LHKPN, dia membela diri dengan beralasan belum sempat.

"Saya sampaikan saya termasuk, saya akan proses. Untuk hari-hari ini terus terang saya tidak ada waktu. Saya harus bekerja sesuai yang diberikan tugas kepada saya. Yang satu belum selesai, tamu di ruang sebelah sudah menunggu. Waktu saya terus terang saja tersedot," kata Akom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3).

Politisi Partai Golkar ini mengaku tengah menyiapkan timnya untuk menyelesaikan kewajiban LHKPN. Dia juga berharap anggota dewan yang lain segera menyerahkan laporannya juga ke KPK.

"Untuk anggota DPR lain, kita berikan kesempatan saat reses. Kalau reses kan tugas di luar, banyak kesempatan lah untuk menggarap itu. Saya sudah sampaikan dalam rapat. Untuk sama-sama kita selesaikan juga, kira-kira begitu," tuturnya.

‎Akom berharap agar masing-masing pimpinan fraksi aktif mendesak anggotanya untuk menyerahkan LHKPN. Jika anggotanya kesulitan, pimpinan fraksi harus membantu.

"Saya kira kita melalui mekanisme fraksi, kita lakukan dan MKD juga pasti akan melakukan koordinasi dengan masing-masing. Di sini yang punya apa namanya kebijakan anggota itu fraksi. Karena fraksi itu kepanjangan tangan DPR," pungkasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP