Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku lahir di Indonesia, WNA Belanda cekcok dengan Imigrasi

Ngaku lahir di Indonesia, WNA Belanda cekcok dengan Imigrasi Razia WNA. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Terjadi percekcokan antara petugas Imigrasi dengan warga negara asing (WNA) saat melakukan razia di apartemen Kalibata City. Ketika razia digelar, semua WNA diharuskan menunjukkan paspor dan dokumen-dokumen terkait keimigrasian.

Pantauan merdeka.com, ada pasangan bule yang sedang berjalan di taman lingkungan apartemen Kalibata City. Keduanya hendak makan malam. Karena belum didata dan belum menunjukkan paspornya, petugas Imigrasi pun mencegatnya.

Bule berusia di atas 60 tahun itu pun berhenti. Salah satu petugas Imigrasi yang bernama Bombong itu kemudian meminta pasangan laki-laki dan perempuan bule tersebut menunjukkan paspornya.

"Kalau gak mau berdua, perwakilan saja yang naik ke atas untuk nunjukkan dokumen. Ya udah isterinya saja," pinta Bombong kepada bule tersebut, Jakarta, Rabu (17/9).

"Kamu anggap isteri saya budak, main suruh-suruh," jawab bule laki-laki itu.

Sempat terjadi cekcok sengit beberapa saat di antara mereka di taman apartemen Kalibata City. Baik itu petugas Imigrasi ataupun pasangan bule itu saling ngotot.

"Kita mau makan," kata bule Belanda itu.

Bule itu mengaku lahir di Indonesia walaupun juga lama tinggal di luar. Petugas pun tetap meminta kedua warga belanda itu untuk menunjukkan dokumen-dokumen keimigrasian.

"Kami lahir di Indonesia, tapi juga lama tinggal di luar," tambah bule itu.

Hingga malam ini, petugas Imigrasi masih melakukan pendataan terhadap WNA yang tinggal di apartemen Kalibata City. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP