Nenek Elisabeth dikenal pemarah oleh warga
Merdeka.com - Nenek Elisabeth dan Theresia sudah lama tinggal di gaya Belanda di kawasan Jl Surabaya, RT 15/5, Menteng, Jakarta Pusat. Di mata sekitar, Elisabeth dikenal sebagai pemarah.
"Kalau nenek Elisabeth itu galak, suka bicara sendiri," ujar salah seorang pedagang di sekitar rumah nenek Elisabeth kepada merdeka.com, Selasa (27/3).
Selama ini Elisabeth dan Theresia hanya hidup berdua di rumahnya yang tak terurus itu. Elisabeth dan Theresia juga jarang dikunjungi warga saudara atau warga setempat.
Ketua RT di lingkungan Elisabeth dan Theresia tinggal juga tidak pernah mengunjungi warganya. Hal ini dikarenakan Ketua RT hanya berada di Menteng pada Sabtu dan Minggu.
"RT nya tidak tinggal di sini dan Sabtu-Minggu saja datang yang ada," ujar penjual lainnya.
Sebelumnya, warga di sekitar rumah nenek Elisabeth curiga dengan bau busuk menyengat di rumah Elisabeth. Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke sekretaris RT.
Setelah mendapatkan laporan, sekretaris RT langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Setelah dibuka, ternyata Theresia sudah meninggal dalam kondisi yang mengenaskan dan Elisabeth berada di rumah tersebut tak berdaya. Saat ditemukan, mayat Theresia sudah menghitam dan mengeluarkan cairan berbau busuk.
Mayat Theresia langsung dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Kasus ini saat ini ditangani Polsek Menteng Jakarta Pusat (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya