Nelayan menemukan jok helikopter yang jatuh di Danau Toba
Merdeka.com - Dua awak dan dua penumpang helikopter EC-130 milik PT Penerbangan Angkasa Semesta yang jatuh di Danau Toba, Minggu (11/10), masih hilang hingga Jumat (16/10). Perkembangan terkini, hanya jok helikopter yang kembali ditemukan.
Jok kursi helikopter itu ditemukan nelayan, Jumat (16/10) siang. Bantalan biru bertuliskan "Sicma Aero Seat/Recticel, Diproduksi 11/2008" itu ditemukan nelayan di perairan Kecamatan Sitio-tio.
"Para nelayan itu melapor dan membawanya ke posko utama pencarian di Onan Runggu. Bantalan itu dipastikan milik helikopter yang jatuh," kata Deputi Operasional Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru.
Dengan penemuan itu, sudah dua bantalan jok yang ditemukan dalam pencarian helikopter yang jatuh di Danau Toba. Sementara baru satu korban yang ditemukan selamat, yaitu Fransiskus Subihardayan (22). Dia saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan.
Sementara dua awak helikopter, yaitu pilot Kapten Teguh Mulyatno dan teknisi Hary Purwantono, serta dua penumpang Sugianto dan Nur Harianto, masih dalam pencarian.
"Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan benda yang diduga terkait dengan helikopter itu untuk memudahkan pencarian itu," imbau Heronimus.
Seperti diberitakan, helikopter EC-130 PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta yang mengangkut lima orang hilang kontak dalam penerbangan dari Samosir menuju Bandara Kualanamu, Minggu (11/10) siang. Setelah bagian jok helikopter dan seorang penumpang ditemukan dalam keadaan hidup, helikopter itu dipastikan jatuh di perairan Danau Toba. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya