Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Napi di Samarinda kendalikan bisnis sabu dari dalam Lapas

Napi di Samarinda kendalikan bisnis sabu dari dalam Lapas Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - DD (26), terpidana 20 tahun penjara kasus 4 kilogram sabu, penghuni Lapas Narkotika Bayur, Samarinda, Kalimantan Timur, dijemput kepolisian Rabu (18/5) malam. Diduga dia masih mengendalikan peredaran narkoba di Lapas.

DD dijemput Satuan Reskoba Polresta Samarinda, sekitar pukul 20.00 WITA. Saat kamar huniannya digeledah petugas menemukan telepon selular.

"Ada handphone kita amankan, ada simcard yang sudah dipatah-patahkan, masih kita teliti ya," kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah, saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (19/5).

Belny mengatakan, dalam berbagai kesempatan polisi telah berkoordinasi bersama dengan Lapas, agar handphone tidak masuk dan dimiliki warga binaan di dalam sel.

"Seharusnya handphone itu tidak boleh masuk ke dalam Lapas, itu sudah kita bilang. Handphone itu paling rawan masuk Lapas Narkotika, eh masuk juga di Lapas," ujar Belny.

Penangkapan DD, setelah sebelumnya kepolisian mengungkap kasus sekitar 1 ons sabu dalam 3 bal. Dari tiga lokasi penangkapan semuanya mengarah kepada DD, yang berada di balik jeruji sel Lapas narkotika.

"Ya sudahlah, siapa yang jadi wasit ada di dalam (Lapas) situ. DD berperan mengatur (mengendalikan) peredaran narkoba dari dalam Lapas," kata Belny.

Menurutnya, DD merupakan bandar besar. Oleh karena itu dia divonis 20 tahun penjara. "DD divonis 20 tahun penjara, dan dari 2014 dia menjalani hukumannya. Dia memang bandar besar. Dia terkait kasus 4 kilogram sabu ya," tambahnya.

Untuk sementara ini, DD diamankan di Mapolresta Samarinda, di Jalan Slamet Riyadi, Karang Asam, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

"Pasti kita kembangkan. Kita masih korek keterangan dia (DD). Kalau barang bukti narkoba, belum lagi kita temukan, baik waktu kita geledah kamarnya di dalam Lapas itu. Semua masih kita kembangkan," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP