Napi di LP Cipinang jadi bos pemasok narkoba China-Jakarta
Merdeka.com - Aparat Mabes Polri menggerebek Aston Pluit Hotel Residence, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (6/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Dari penggerebekan tersebut diamankan 3 pelaku, yakni YH, WNA asal China, LT asal Taiwan, dan RP, WNI yang berperan sebagai kurir.
Selain itu, petugas juga menyita narkoba jenis sabu seberat 8 Kg yang dikirim dari Hongkong.
Direktur IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Arman Depari menuturkan para pelaku masuk dalam sindikat internasional China-Jakarta.
"Kini petugas sedang menjemput WNI, A Siong yang merupakan narapidana LP Cipinang karena diduga masuk dalam sindikat tersebut," ujar Arman saat dihubungi, Senin (6/1).
Arman menambahkan A Siong bersama dua narapidana lainnya yakni V dan H diketahui ada kaitannya dalam pabrik narkoba di Lapas Cipinang yang beberapa waktu lalu terungkap.
Sementara itu, lanjut Arman, kini polisi masih memburu seorang pria asal China bernama Monas.
"Sabu diduga berasal dari Hongkong yang dikirim buronan residivis atas nama Al Siong alias Monas," tutur Arman.
Cara kerja para sindikat pengedar narkoba tersebut, yakni pelaku Monas memesan sabu kepada A Siong, narapidana LP Kelas I Cipinang.
"Nantinya narkoba ini akan diedarkan ke Jakarta, Bali dan Kalimantan oleh RT si kurir," jelas Arman.
Pelaku YH dan LT inilah yang memberikan sabu siap edar kepada pelaku RT.
"Tersangka YH dan LT berperan sebagai mengatur pengiriman dan pesanan dari Monas," tandasnya.
Selain sabu seberat 8 Kg, petugas juga menyita paspor, uang tunai senilai 7.799 Dolar Hongkong, Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu milik YhH, sembilan unit telepon selular, beberapa kartu telepon selular dan tiket pesawat rute China-Jakarta. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya