Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nanang Masoem yang meninggal di pangkuan Jokowi dikenal dermawan

Nanang Masoem yang meninggal di pangkuan Jokowi dikenal dermawan Jokowi melayat ke makam Masoem Nanang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Jabar berduka. Tokoh kesohor Jabar Nanang Iskandar Masoem sekaligus pengusaha sukses itu telah tiada. Pimpinan perusahaan Al-Masoem grup roboh di pangkuan capres Jokowi usai mengisi dakwah Ponpes Al-Masoem di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jabar, semalam.

Nanang meninggal akibat serangan jantung. Pria 66 tahun itu roboh seketika usai mengucapkan assalamualaikum yang diakhiri seruan salam dua jari. Seruan itu menyimbolkan bentuk dukungan dirinya yang tengah kehadiran tamu istimewa yakni Jokowi.

Direktur Pendidikan Tinggi Al- Masoem Asep Sujana mengaku tidak ada yang mengira akan kepergian Nanang. Apalagi kondisinya sedang sehat. "Semua ribuan jamaah yang hadir kaget, kemudian bapak dilarikan ke Rumah Sakit Al-Islam Bandung," kata Asep kepada merdeka.com, Kamis (3/7).

Semua berduka akan kepergian Nanang. Bagi Asep, Nanang adalah tauladan. Semasa hidup Nanang dikenal dermawan. Dia tidak pandang bulu memberi uluran tangan.

"Beliau ini adalah seorang guru sekaligus orang tua. Ucapan beliau patut dicontoh dan diteladani," ungkap Asep.

Selama menjalankan usaha Al-Masoem grup Nanang memiliki tingkat sosial tinggi. Sebagai wadah bagi mereka yang membutuhkan, pria kelahiran Tasikmalaya itu bahkan mendirikan Rumah Solusi dan Panti Asuhan.

"Tahun ini saja ada 100 anak tidak mampu dipenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Beliau selalu menolong orang yang tidak mampu," ungkapnya.

Sikap tegas dan santun selalu dikedepankan. Tegas dalam artian Nanang tidak suka dari hal-hal yang membelot dengan ajaran tidak benarkan. "Misalkan ada yang meminta tolong untuk sekolah, tapi mereka justru merokok. Masa untuk sekolah tidak ada tapi merokok ada, jadi itu juga bagian dari syarat selain karena mereka tidak mampu," ungkapnya.

Nanang merupakan putra sulung dari Haji Ma'soem yang meninggal pada Desember 2001 lalu. Orang tuanya pendiri dari PT Masoem dan Yayasan pendidikan Al-Masoem kemudian mewariskannya pada Nanang.

Sama hal seperti bapaknya, Nanang dikenal sukses lewat usaha dan pendidik yang disegani. Al-Masoem grup kian berkembang dan bergerak bergerak di bidang usaha SPBU dan Air Mineral. Perusahaannya kini sudah hampir menyebar di beberapa wilayah Jabar.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP