Nama tersangka korupsi di Pertamina Foundation masih dirahasiakan
Merdeka.com - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri masih melakukan penyidikan terkait dugaan kasus korupsi pengelolaan dana hibah PT Pertamina senilai Rp 126 miliar. Nama mantan Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono, ikut terseret dalam kasus tersebut.
Meski begitu, Victor masih belum menyebutkan status Nina Nurlina dalam kasus ini. Menurutnya, dari banyaknya barang bukti yang dimiliki penyidik, Polri harus teliti menetapkan status seseorang.
"Nanti kita lihat dulu dari tanda tangan mereka dipengajuan relawan tersebut. Siapa yang mengajukan itu, siapa yang tanda tangan. Itu datanya tebal sekali," ujar Victor di Bareskrim, Rabu (2/9).
Dari bukti tersebut, lanjut Victor, orang yang menandatangani dokumen relawan tersebut berbeda-beda. Jenderal bintang satu itu juga masih belum mau membeberkan siapa saja nama yang menandatangani dokumen tersebut.
"Nah itu nanti lah kita buka tentang itu, nama-nama itu sulit," ujarnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya